Minggu, 12 Februari 2012

Landasan Filosofis Pendidikan Indonesia


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Setiap individu, kelompok, bangsa dan negara dimanapun di dunia ini pasti mempunyai pandangan atau tujuan hidup. Pandangan hidup ini yang melandasi semua aspek kehidupan manusia tersebut. Pandangan hidup juga dikenal dengan falsafah hidup.
Indonesia sebagai negara yang besar, negara yang mempunyai bermacam-macam suku bangsa, ras, agama, kebudayaan dan perbedaan-perbedaan lainnya mempunyai satu falsafah yang menjadikan bangsa ini tetap menjunjung tinggi kebhinekaannya. Falsafah bangsa Indonesia adalah pancasila. Pancasila melandasi semua aspek kehidupan bangsa, dan berarti pancasila juga melandasi dunia pendidikan di Indonesia.
Tapi pada zaman sekarang nilai-nilai pancasila sebagai falsafah dan kepribadian luhur bangsa seakan tergerus oleh arus globalisasi, dengan adanya globalisasi, banyak kebudayaan-kebudayaan barat yang tidak sesuai dengan falsafah bangsa Indonesia masuk dan meracuni kehidupan disegala aspek, begitu juga di bidang pendidikan, sudah seharusnya pendidikan di Indonesia tetap berpegang teguh pada pancasila dan UUD 1945 sehingga tidak keluar dari tujuan pendidikan itu sendiri.
Oleh karena itu, dalam makalah ini  dibahas tentang arti fillsafat, filsafat pendidikan dan pancasila sebagai falsafah pendidikan Indonesia untuk mengingatkan kembali kepada kita semua akan tujuan dari pendidikan nasional yang diamanatkan oleh pancasila dan UUD 1945.

B.     Identifikasi Masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan filsafat ?
2.      Apa yang dimaksud dengan filsafat pendidikan ?
3.      Bagaimana peranan pancasila sebagai landasan filosofis pendidikan di Indonesia ?


C.    Tujuan
Tujuan pembuatan makalah Landasan Filosofi Pendidikan di Indonesia ini antara lain :
1.      Memenuhi salah satu tugas mata kuliah landasan pendidikan.
2.      Menambah wawasan kita tentang filsafat, filsafat pendidikan dan landasan filosofi pendidikan Indonesia.
3.      Mengingatkan kembali akan pentingnya pendidikan yang berlandaskan kepada pancasila sebagai falsafah bangsa Indonesia.

D.    Manfaat
Manfaat dari pembuatan makalah ini adalah diharapkan kita dapat memahami tentang fisafat, filsafat pendidikan dan pancasila sebagai landasan filosofi pendidikan di Indonesia sehingga bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari maupun di kehidupan yang akan datang.

E.     Sumber Data
Sumber data pembuatan makalah ini diperoleh dari kaji literatur.

BAB II
ISI
LANDASAN FILOSOFIS PENDIDIKAN INDONESIA
A.    Filsafat
1.      Definisi Filsafat
Filsafat berasal dari bahasa Yunani, taitu filare yang artinya cinta dan Sophia yang artinya kebijaksanaan atau kebenaran. Jadi, filsafat artinya cinta akan kebijaksanaan atau kebenaran.
Filsafat berarti pula pendirian hidup atau pandangan hidup. Secara ilmiah definisi filsafat yaitu usaha berpikir radikal dan hasil yang diperoleh dari menggambarkan dan menyatakan suatu pandangan yang menyeluruh secara sistematis tentang alam semesta serta tempat dilahirkannya manusia.
Filsafat mencakup keseluruhan pengetahuan manusia, filsafat merupakan sumber ide paling dalam bagi segala macam ilmu pengetahuan, sehingga filsafat disebut juga induk pengetahuan.
Berfilsafat adalah berpikir, tapi tidak semua berpikir dikatakan berfilsafat, berpikir yang berfilsafat mengandung tiga cirri, yaitu :
*      Radikal          : berpkir sampai keakar akarnya.
*      Sistematis      : berpikir logis setahap demi setahap dengan penuh kesadaran dengan urutan
                   yang bertanggungjawab dan saling berhubungan secara teratur.
*      Universal       : berpikir menyeluruh.
Filsafat mempunyai bagian-bagian yang saling berhubungan, yaitu :
*      Metafisika             : mempelajari hakekat realita, perkembangan kosmos, alam semesta,
                                hakekat dunia, hakekat manusia termasuk hakekat anak.
*      Epistemologi         : Mempelajari asal-usul, susunan, metode serta keabsahan pengetahuan
*      Aksiologi               : mempelajari masalah nilai
Karakteristik filsafat adalah sebagai berikut :
ü  Menggunakan rasio dengan kualitas tinggi
ü  Cara berfikir radikal, tunas sampai ke akar persoalan
ü  Induk dari segala ilmu
ü  Membuahkan kearifan
ü  Menuntut kejelasan dan sistematika berpikir
ü  Nilai atau norma merupakan salah satu objek studi filsafat
ü  Spekulasi atau perenungan merupakan salah satu cara esensial dari filsafat
ü  Menuntut kegiatan merangkum, membuat garis besar dari permasalahan.
2.      Fungsi Filsafat
Acuan pokok fungsi filsafat antara lain :
a.       Untuk berfikir secara radikal, sistematis, dan menyeluruh tentang segala sesuatu
b.      Membuahkan kejelasan dan pandangan yang menyeluruh tentang masalah yang ditelaahnya.
c.       Membuahkan kembali cinta akan kearifan
d.      Menghasilkan suatu pandangan sinopsis
3.      Kebutuhan Manusia Akan Filsafat
Filsafat sangat penting untuk membantu manusia mengatasi masalah kehidupannya, manfaat filsafat bagi manusia antara lain :
a.       Manusia membutuhkan filsafat untuk mengambil keputusan dan tindakan yang bijaksana.
b.      Keputusan yang diambil adalah keputusan sendiri tanpa paksaan / tekanan orang lain.
c.       Filsafat sebagai salah satu alat terbaik untuk memelihara dan mengembangkan kebiasaan berpikir reflektif.
d.      Membantu manusia dalam menghadapi kesimpangsiuran dan ketidakpastian dunia yang selalu berubah.
B.     Filsafat Pendidikan
1.      Definisi Filsafat Pendidikan
Filsafat pendidikan adalah filsafat yang diaplikasikan di bidang pendidikan untuk menelaah masalah-masalah pendidikan.
2.      Fungsi Filsafat Pendidikan
Fungsi Filsafat Pendidikan adalah melaksanakan studi tentang masalah-masalah pendidikan. Filsafat pendidikan memfokuskan pada tiga masalah pokok pendidikan, yaitu sebagai berikut :
a.       Apakah pendidikan itu ?
b.      Mengapa manunsia membutuhkan pendidikan dan apa tujuan dari pendidikan ?
c.       Dengan cara bagaimana tujuan pendidikan dapat dicapai ?
3.      Kebutuhan Akan Filsafat Pendidikan
Melalui pengetahuan filsafat pendidikan para ahli teori pendidikan dapat menyaring apa yang cocok baginya, para ilmuwan pendidikan dapat mengadakan observasi, eksperimen dan demonstrasi pendidikan yang dibutuhkan, sedangkan para pendidik dapat melaksanakan pilihan yang cocok dalam mendidik.
4.      Tujuan Filsafat Pendidikan
Tujuan Filsafat Pendidikan sebagaimana dikemukanan oleh Edward J. Power dalam J.M. Daniel (1985) dapat dicirikan sebagai berikut :
a.      Inspirational, yaitu memberikan ilham pada ilmuwan dan pelaksana pendidikan tentang model-model pendidikan tertentu.
b.      Analytical, mengacu pda tugas filsafat pendidikan untuk menemukan dan menafsirkan makna dalam bahasa dan praktek pendidikan.
c.       Prescriptif, memberikan panduan yang jelas dan tepat bagi praktek pendidikan dengan suatu komitmen tentang implementasinya.
Study tentang filsafat pendidikan menurut Knight yaitu :
a.       Membantu para pendidik lebih memahami masalah-masalah mendasar tentang pendidikan.
b.      Memungkinkan lebih mampu mengevaluasi berbagai saran yang ditawarkan sebagai solusi untuk masalah-masalah tersebut.
c.       Membantu kejelasan berpikir tentang tujuan kehidupan dan tujuan pendidikan.
d.      Membantu mengembangkan kedalaman sudut pandang yang konsisten serta program yang berkaitan secara realistis dengan konteks dunia yang lebih luas.
C.    Pancasila Sebagai Falsafah Hidup Bangsa Indonesia
1.      Pancasila Sebagai Konsep Filsafat
Pancasila sebagai konsep filsafat memiliki nilai-nilai luhur yang menjiwai kehidupan bangsa Indonesia, karena didalamnya mengandung muatan-muatan filosofis yang dapat dikaji dan diyakini kebenarannya.
a.       Pancasila dan metafisika
Bangsa Indonesia meyakini adanya Tuhan YME sebagai causa prima. Keyakinan ini menjadi pondasi terhadap seluruh perilaku bangsa Indonesia untuk kehidupan bernegara.
b.      Pancasila dan epistemologi
Salah satu pokok pikiran dalam pembukaan UUD 1945 adalah Negara hendaknya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Pokok pikiran ini mengandung makna bahwa Negara berupaya meningkatkan keadilan, kesejahteraan hidup rakyat melalui pembangunan di segala bidang. Semuanya harus didukung melalui pengembangan ilmu pengetahuan
c.       Pancasila dan aksiologi
Ilmu dan teknologi merupakan pondasi suksesnya pembangunan. Namun sukses tersebut memerlukan disiplin dari manusianya.
Nilai dasar pancasila adalah kemerdekaan seperti tercantum pada alinea 3 pembukaan UUD 194. Nilai kemerdekaan sebagai modal dasar bangsa Indonesia untuk lebih maju dalam keadilan dan kemakmuran rakyat.
2.      Pancasila Sebagai Landasan Filosofis Pendidikan di Indonesia
Pancasila sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan di Indonesia ditegaskan dalam TAP MPR RI No. 11/MPR/1988 bahwa dasar pendidikan adalah Pancasila.juga ditegaskan dalam UUSPN No.2 Tahun 1989, bahwa pendidikan nasional berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pendidikan yang diselenggarakan atas dasr falsafah hidup bangsa dikenal sebagai pendidikan nasional.
3.      Implikasi Filsafat Pancasila bagi Pendidikan
Tujuan hidup bangsa Indonesia adalah hidup kemanusiaan yang memiliki ciri-ciri nilai luhur pancasila. Ciri-ciri kemanusiaan yang terlihat dari pancasila adalah ;
a.       Integral
Kemanusiaan yang diajarkan pancasila adalah kemanusiaan yang mengakui manusia seutuhnya, hakekat ini merupakan hakekat manusia sebagai subyek didik.
b.      Etis
Pancasila mengandung nilai-nilai moral yang menjadi pedoman tindakan dalam setiap bidang kehidupan. Jadi, pendidikan harus selasar dengan nilai-nilai pancasila.
c.       Religius
Pancasila mengakui Tuhan sebagai Maha Pencipta dan sumber eksistensi.
Filsafat pancasila mengimplikasikan bahwa kegiatan pendidikan harus menumbuh kembangkan nilai-nilai moral dari 5 sila pancasila pada diri subjek didik melalui berbagai kegiatan.

BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Filsafat mencakup keseluruhan pengetahuan manusia,artinya filsafat sebagai pedoman dan pandangan hidup manusia, hakikat filsafat sebenarnya adalah berpikir, tapi tidak semua berpikir dikatakan berfilsafat, berfilsafat mempunyai tiga cirri, yaitu radikal (berpikir sampai keakar), sistematis (berpikir logis) dan universal (berpikir menyeluruh).
Manusia sangat membutuhkan filsafat dalam hidupnya, karena dengan filsafat manusia dapat menentukan keputusan dan tindakannya, dengan filsafat juga manusia dapat menghadapi kesimpangsiuran atau ketidakjelasan dalam hidup.
Begitu juga  dengan pendidikan, pendidikan membutuhkan filsafat sebagai  landasannya, sistem pendidikan yang berlandaskan filsafat akan menjadi sistem pendidikan yang kuat, kokoh sehingga dapat mencapai tujuannya.
Pendidikan yang layak adalah pendidikan yang mempunyai tujuan-tujuan yang jelas dan mempunyai landasan atau yang disebut falsafah, seperti halnya Indonesia yang mempunyai falsafah yaitu pancasila, pancasila dijadikan sebagai falsafah hidup bangsa karena pancasila beasal dari nilai nilai luhur kepribadian bangsa Indonesia dan sesuai dengan kehidupan bangsa Indonesia, begitupun dalam dunia pendidikan, Indonesia menjadikan pancasila sebagai landasan filosofi pendidikan. Pendidikan yang berlandaskan pancasila dikenal dengan nama pendidikan nasional. Pendidikan nasional mengimplikasikan kegiatan pendidikan harus mengaplikasikan nilai-nilai moral dari lima sila pancasila melalui berbagai kegiatan.

B.     Saran
1.      Kita sebagai generasi muda Indonesia harus bangga dengan pancasila dan mengaplikasikan nilai-nilai lurur pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
2.      Kita harus mempunyai suatu pedoman hidup yang baik supaya tidak terbawa oleh arus atau pemikiran-pemikiran yang tidak sesuai dengan nilai agama dan bangsa.
3.      Kita sebagai calon pendidik harus bisa mengimplikasikan falsafah pancasila dalam dunia pendidikan sehingga tercapai tujuan dari sistem pendidikan nasional.
4.      Kita harus bisa merubah sistem pendidikan Indonesia ke arah yang lebih baik dari sebelumnya.

DAFTAR PUSTAKA

Al Rasyid,Djejen, dan Nur’aini.2011.Landasan Pendidikan.Serang:UPI Kampus Serang.

0 komentar:

Poskan Komentar